Sabtu, 29 Januari 2011

REFLEKSI STUDI ISLAM

1. Islam bisa diumpamakan sebagai mata air (al-Qur'an), maksudnya islam islam yang dianggap murni adalah islam yang keluar dari mata air al-Qur'an.
Ibnu kholdun membagi kebudayaan menjadi dua: dhoruri dan thob'i.
dhoruri: keharusan
thob'i: tabiat (mengikuti pilihan yang ada)
2. Islam ibarat benih, maksudnya ketika ditanam seringkali tumbuh hasilnya berbeda dengan benihnya.
Mengakui islam berbeda-beda tetapi tetap satu islam, tokohnya Al-Jabiri.
Wacana agama seringkali dipengaruhi oleh perilaku sosial, contohnya ulama yang berada di dalam negeri yang damai maka akan mengeluarkan fatwa-fatwa dan tafsir-tafsir yang damai pula. Begitu pula sebaliknya.
Wacana agama seringkali dipengaruhi perilaku sosial, perilaku sosial dipengaruhi oleh politik.
kesimpulanya wacana agama seringkali dipengaruhi oleh politik.
3. Islam di ibaratkan seperti ka'bah, hanya satu ditengah, dimasuki dari berbagai pintu.

PENDIDIKAN INKLUSIF

PEINDIDIKAN INKLUSIF
Pengertian pendidikan Inklusif menurut para ahli:
1. Menurut Stainback pendidikan inklusif adalah sekolah yang menampung semua siswa dikelas yang sama, pendidikan yang layak, menantang, tetapi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa.
2. Menurut Staud dan Peck pendidikan inklusif adalah penempatan anak berkebutuhan khusus tingkat ringan, sedang, dan berat secara penuh di kelas reguler.
3. Menurut Sapon-Shevin pendidikan inklusif adalah sistem layanan pendidikan yang mempersyaratkan agar semua anak yang berkebutuhan khusus dilayani di sekolah-sekolah terdekat, di kelas reguler bersama teman seusianya.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian Pendidikan inklusif adalah pendidikan di sekolah biasa yang mengakomodasi semua anak berkebutuhan khusus yang mempunyai IQ normal diperuntukan bagi yang memiliki kelainan (intelectual challenge), bakat istimewa, kecerdasan istimewa dan atau yang memerlukan pendidikan layanan khusus..Pendidikan inklusif peserta didiknya adalah peserta didik yang memiliki kelainan dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa yang ada di sekolah reguler. Sehingga kurikulum, tenaga guru, sarana dan prasarana, lingkungan belajar dan proses pembelajarannya harus dirancang sedemikian rupa untuk memungkinkan semua peserta didik dapat mengembangkan potensinya.

Prinsip dasar pendidikan inklusif adalah menghargai perbedaan dalam masyarakat . Selain mencari dan memelihara anugrah yang ada pada setiap orang, dengan melihat di luar cara-cara yang memungkinkan untuk memberi anak-anak itu perasaan yang dimiliki. Dengan cara ini, bisa diyakini bahwa siswa di sekolah inklusif akan terbebaskan dari tirani dengan mendapatkan hak mereka.sedangkan tujuan pendidikan inklusif memberikan kesempatan bagi seluruh siswa untuk mengoptimalkan potensinya dan memenuhi kebutuhan belajarnya melalui program pendidikan inklusif.
Pendidikan inklusif diperlukan karena:
1. Mutu pendidikan masih belum memuaskan.
2. Masih banyak anak usia sekolah belum mendapat layanan pendidikan yang baik.
3. Pendidikan masih diskriminatif.
4. Pembelajaran masih teacher centre
5. Proses Belajar Mengajar (PBM) belum mengakomodasi kebutuhan siswa
6. Lingkungan pendidikan masih belum ramah anak
7. Pembelajaran masih belum berbasis learning style siswa.

8. PBM belum dilaksanakan dengan aktif, kreatif, dan menyenangkan.
9. Pembelajaran belum menghargai keberagaman.
Latar Belakang perlunya pendidikan inklusif:
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bab IV pasal 5 ayat 1 dinyatakan bahwa setiap warganegara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Warganegara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus. Hal ini menunjukkan bahwa anak yang memiliki kelainan dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak pula memperoleh kesempatan yang sama dengan anak lainnya (anak normal) dalam pendidikan. Dalam rangka mewujudkan wajib belajar pendidikan dasar dan mengatasi permasalahan pendidikan anak berkebutuhan khusus, dipandang perlu meningkatkan perhatian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, baik yang telah memasuki sekolah umum (SD) tetapi belum mendapatkan pelayanan pendidikan khusus maupun anak-anak berkebutuhan khusus yang belum sempat mengenyam pendidikan sama sekali karena tidak diterima di SD terdekat atau karena lokasi SLB jauh dari tempat domisilinya.
Pendidikan inklusif mendapat pengakuan internasional dalam Konferensi Dunia tahun 1994 oleh UNESCO (united nation educational scientific and cultural organization) di Salamanca Spanyol. Sikap UNESCO jelas agar setiap negara memiliki komitmen terhadap pendidikan yang baik kepada anak, remaja, dan orang dewasa yang memerlukan pendidikan di dalam sistem pendidikan reguler. Lembaga itu juga menyetujui suatu kerangka aksi mengenai pendidikan kebutuhan khusus yang semangat dan ketetapan-ketetapan serta rekomendasi-rekomendasinya diharapkan akan dijadikan pedoman oleh pemerintah-pemerintah dan organisasi-organisasi dalam menjamin hak setiap orang untuk mendapatkan pendidikan.
Program pendidikan di Indonesia:
1. Pada tahun 1984, dicanangkan program wajib belajar 6 tahun.
2. Pada tahun 1994, diubah menjadi wajib belajar 9 tahun. Program ini belum menyentuh wilayah anak yang mengalami hambatan mental maupun cacat fisik.
3. Pada tahun 2003, Departemen Pendidikan Nasional, melalui Direktorat Jendral Pendidikan Dasar Menengah mengintruksikan pentingnya pendidikan inklusif. Intruksi itu berisi anjuran kepada kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten/kota agar menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan inklusif.
Sayangnya, pendidikan ini sampai sekarang belum berkembang baik. Bahkan untuk sekadar mendiskusikannya pun orang masih setengah hati. Dunia modern pendidikan semakin kompleks. Banyak hal yang harus diperhatikan agar para peserta didik benar-benar menjadi manusia bermartabat dari proses pendidikan yang mereka jalani. Keragaman personalitas manusia dari berbagai latarbelakang sosial, budaya psikis maupun fisik harus diperhatikan sebagai persoalan utama. Keragaman inilah yang kemudian merekomendasikan para pemikir dunia pendidikan untuk mencari terobosan sistem yang dapat menjawab persoalan masing-masing siswa.
Landasan Prinsip Dasar pendidikan Inklusif:
1. Setiap orang secara inheren punya hak terhadap pendidikan atas dasar kesamaan kesempatan.
2. Tidak boleh ada peserta didik yang tereksklusi dan terdiskriminasi dalam pendidikan dengan alasan apapun, apakah ras, warna kulit, gender, bahasa, agama, politik, difabilitas, ataupun lainnya.
3. Semua anak pada dasarnya dapat belajar dan mendapat manfa’at dari pendidikan.
4. Sekolah merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan bagi peserta didiknya, bukannya peserta didik yang harus mengadaptasi kebutuhan sekolah.
5. Pandangan, opini dan pendapat peserta didik harus didengar dan diperhatikan.
6. Perbedaan-perbedaan individual di antara peserta didik adalah sumber kekayaan dan keragaman, bukanlah sebuah masalah.
7. Dasar pendidikan inklusif bukanlah asimilasi, tapi apresiasi atas perbedaan.

Pendidikan Inklusif Dalam Studi Islam:
Pendidikan inklusif memberikan keberanian setiap insan untuk menerima perbedaan dan sekaligus kesiapan untuk membangun dunia secara damai dan nyaman untuk dihuni bersama-sama, dengan cara mengembangkan solidaritas bersama.
Perlu adanya inward looking (dialog/sarasehan) dalam perspektif agamanya masing-masing menuju outward looking (dialog antar agama dan keyakinan untuk memikirkan kehidupan bersama yang damai dan sejahtera).
Pengaplikasian Toleransi dalam Islam:
1. Berpegang pada prinsip kalimatun sawa’ untuk pergaulan antar umat beragama dan berbagai kepentingan masyarakat yang plural.
2. Berijtihad bagi yang telah mampu melakukannya.
3. Menumbuhkan pemahaman keagamaan yang integratif, inklusif, dan plural terhadap kajian-kajian islam.
4. Mentradisikan musyawarah.
5. Jaminan terhadap terpenuhinya lima hak dasar manusia.

CIVIL SOCIETY

CIVIL SOCIETY
Sebagai sebuah konsep civil society berasal dari proses sejarah masyarakat barat. Akar perkembanganya dapat dianut mulai cicero(106-43 SM) dan bahkan sampai Aris toteles (384-322 SM). Civil society menurut cicero identik dengan the state (negara) yatu sebuah komunitas yang mendominasi sejumlah komunitas lain. Sedangkan Aristoteles tidak menggunakan istilah civil society tetapi koininie politice, yakni sebuah komunitas politik tempat warga negara dapat terlibat langsung dalam pengambilan keputusan. Pada pertengahan abad 18, terminologi ini mengalami pergeseran makna. Negara dan civil society kemudian dimengerti sebagai dua buah entitas yang berbeda, sejalan dengan proses pembentukan sosial dan perubahan-perubahan politik di Eropa sebagai akibat dari zaman enligihtenment dan modernisasi yang sangat berperan menggusur rezim-rezim absolut. Menurut Hobbes civil society harus memiliki kekuasaan absolut agar mampu meredam konflik dalam masyarakat dan dapat sepenuhnya mengontrol pola interaksi warga negara.
Sedangkan menurut Locke kemunculan civil society ditujukan untuk melindungi kebebasan dan hak milik warga negara karenanya civil society tidak boleh absolut dan harus dibatasi perannya pada wilayah yang tidak bisa dikelola masyarakat serta memberi luang yang wajar bagi negara untuk memperoleh haknya secara wajar pula.
Civil Society dalam Studi Islam
Civil Society mempunyai kedekatan makna dengan masyarakat madani. Nur Kholis Majid mendeskripsikan bahwa wujud nyata masyarakat madani pertama kali dalam sejarah adalah hasil usaha Muhammad Saw. Tindakan Nabi untuk mengganti nama dari Yatsrib menjadi Madinah bukanlah suatu kebetulan. Di balik itu terkandung makna yang mendalam yang dalam kontrasnya terhadap pola kehidupan politik jazirah arab dan sekitarnya adalah fundamental revolusioner. Perubahan nama tersebut seperti semacam isyarat langsung akan adanya definisi proklamasi atau deklarasi bahwa di tempat baru itu hendak terwujud masyarakat yang teratur. Masyarakat madani pada hakikatnya adalah reformasi total terhadap masyarakat tak kenal hukum arab jahiliyah dan terhadap supremasi kekuasaan pribadi seorang penguasa seperti yang selama ini menjadi pengertian umum tentang negara. Dasar-dasarnya diletakan oleh nabi kemudian dikembangkan oleh khulafaurrasyidin dengan membentuk sistem pemerintahan.
Islam memberi batasan tegas tentang prinsip-prinsip yang terkandung dari masyarakat madani yaitu prinsip keadilan, persamaan, dan musyawarah (demokrasi). Disinilah sebenarnya kita dapat mengaitkan dengan jelas hubungan antara islam dengan masyarakat madani. Kebebasan relatif yang dimiliki bangunan masyarakat madani,fungsi kontrol yang di kembangkan oleh lembaga yang dapat disebut sebagai institusi civil society merupakan penerapan lanjutan dari konsep-konsep keadilan, persamaan dan musyawarah tadi.
Dengan demikian, maka isu-isu kontemporer dalam hal ini civil society dalam kajian keislaman memberikan suatu penagasan bahwa konstruksi masyarakat yang memiliki nilai-nilai luhur, dan didalamnya menjunjung tinggi musyawarah, tentu saja membutuhkan pula prinsip-prinsip keadilan sebagaimana hal itu telah disinggung di dalam al-Qur’an.

PENDEKATAN HERMENEUTIKA

PENDEKATAN HERMENEUTIK
Pendekatan hermeneutik menganggap objek kajian sebagai gejala teks.
Fakhruddin faiz mencatat pendefinisian dan perkembangan persepsi terhadap hermeneutik menunjukkan bagaimana kronologi pemahaman manusia terhadap model penafsiran. Sebagai suatu metode penafsiran dapat dikatakan bahwa hermeneutik adalah sebuah kajian yang membahas mengenai bagaimana menggunakan instrumen sejarah, filologi, manuskriptologi dan lain sebagainya sebagai sarana untuk memahami maksud dari suatu objek yang ditafsirkan.
Hermeneutik adalah suatu pemahaman terhadap pemahaman yang dilakukan oleh seseorang dengan menelaah proses asumsi-asumsi yang berlaku dalam pemahaman tersebut, termasuk diantaranya konteks-konteks yang melingkupi dan mempengaruhi proses tersebut.
Setidaknya untuk 2 tujuan : Pertama, untuk meletakan hasil pemahaman yang dimaksud dalam porsi dan proporsi yang sesuai, kedua, untuk melakukan suatu reproduksi makna darai pemahaman terdahulu tersebut dalam bentuk kontekstualisasi.
Hermeneutik bertujuan menghilangkan misteri yang terdapat dalam sebuah simbol dengan cara membuka selubung-selubung yang menutupinya. Hermeneutik membuka makna yang sesungguhnya sehingga dapat mengurangi keanekaan makna dari simbol-simbol itu tadi. Berkaitan dengan studi islam, penting kiranya memahami makna dari ekspresi simbol-simbol yang ada guna mengungkap makna sesungguhnya dibalik suatu teks atau nash.
Cara hermeneutik merupakan cara yang relatif dapat memberikan keutuhan teks dan konteks di dalam memahami kitab suci tersebut.
Pendekatan hermeneutik juga dapat digunakan dalam studi islam. Peta hermeneutik menurut palmer adalah:
1. Sebagai teori penafsiran kitab suci( oleh J.C. Danhauer)
2. Sebagai metode filologi, yang hanya menakankan pada kosakata atau gramatikal
3. Sebagai ilmu pemahaman linguistik, sebagai kritik pada metode filologi,dan menawarkan perpaduan gramatikal dan psikologi (oleh Schleiermacher)
4. Sebagai fondasi metodologi ilmu-ilmu kemansusiaan (oleh Wilhelm Dilthey)
5. Sebagai fenomena dasein dan pemahaman eksistensial
6. Sebagai sistem penafsiran


Menurut Josef Bleicherr,peta hermeneutik ada tiga, sebagai berikut:
1. Sebagai metodologi
2. Sebagai filsafat atau filosofis
3. Sebagai kritik
Ada juga ilmuan yang mengelompokan interpretasi atau hermeneutika menjadi:
1. Interpratasi/hermeneutika gramatika bahasa
2. Interpretasi/hermeneutika psiko-historis-sosiologis(ekstra linguistik).
3. Interpretasi/hermeneutika spirit (ideal moral) yakni untuk menemukan konsep dasar/umum/prinsip atau makna universal teks
4. Interpretasi/hermeneutika kontekstual, yakni jawaban terhadap kasus baru berdasarkan nilai ideal-moral
Fazlurrahman masuk pada hermeneutika :
1. Interpretasi/hermenautika spirit (ideal moral) untuk menemukan konsep dasar / umum /prinsip atau makna universal teks.
2. Interpretasi/ hermeneutika kontekstual jawaban terhadap kasus baru berdasarkan nilai ideal-moral.
Syahrur ada pada hermeneutika:
1. Linguistik semantik dengan anlisis paradigma-sintagmatik. Maksud analisis paradigmatik adalah analisis bahasa dengan cara membandingkan makna kata dengan kata-kata lain yang memiliki kemiripan makna atau justru mempunyai makna bertentangan.
2. Dengan analisis ini otomatis dibutuhkan pendekatan interkoneksitas, yang oleh Syahrur pendekatan ini didasarkan pada suruhan untuk membaca al-qur’an dengan tartil.

Jumat, 28 Januari 2011

Hak Asasi Manusia (HAM)

hak asasi manusia merupakan hak-hak yang melekat pada manusia yang tanpa dengannya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia,jadi manusia itu di titahkan dalam keadaan yang sama bahwa manusia di karuniakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
dalam pandangan islam di bagi dalam dua kategori yaitu; "huquq Allah" dan "huquq al ibad".Huquq Allah (hak-hak Allah)adalah kewajiban-kewajiban manusia terhadap Allah yang di wujudkan dalam berbagai ritual ibadah,sedangkan huquq al ibad (hak-hak hamba) merupakan kewajiban-kewajiban manusia terhadap makhluk-makhlik Allah lainnya.
dalam segi huquq al ibad HAM dapat di lihat dalam dua pengertian,yaitu:
1HAM yang keberadaannya dapat secara langsung di laksanakan oleh suatu negara,jenis hak ini biasa di sebut sebagai hak legal.
2.HAM yang keberadaannya tidak secara langsung dapat di laksanakan oleh suatu negara,jenis hak ini di sebut hak moral.
ide HAM bersumber pada falsafah hukum alam sejak seorang manusia lahir,pada dirinya tertanam sudah hak tersebut.orang tidak memperoleh itu dari pemerintah dan tidak seorangpun manusia yang memberikan hak tertentu pada manusia lainnya.pendapat ini sesuai dengan teori hukum alam yanh di kemukakan oleh john locke yang berbunyi "Hukum alam adalah aturan-aturan tingkah laku manusia di dalam keadaan hukum alam ini ketertiban dan perdamaian sudah terdapat.manusia mempunyai hak-hak tertentu.
posisi perempuan dan non-muslim:
perempuan
1.perempuan sama dengan satu laki-laki dalam hukum waris
2.di timur tengah ada larangan bahwa seorang perempuan di larang menyetir mobil sendiri.
non-muslim
1.diskriminasi dalam hak-hak partisipasi politik.
2.adanya persamaan di muka hukum.

PLURALISME

pengertian
pluralisme berasal dari dua kata,yaitu "plural" yang dapat di artikan sebagai kemajemukan atau keberagaman,sedangkan "isme" memiliki arti suatu paham atau keyakinan.jadi dapat di simpulkan bahwa pluralisme mempunyai arti paham yang mentoleransi sebuah keberagaman dan kemajemukan pemikiran,peradaban,agama dan budaya yang berkembang di dunia islam.dalam konteks ini pluralisme di bagi menjadi dua wilayah,yaitu "profan" dan "sakral".dari kedua perbadaan tersebut banyak sekali fenomena-fenomena yang terjadi dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari- hari.hendaknya kita sebagai insan mulia bisa meneropong manakah yang harus kita ikuti serta mana yang harus di amalkan dan mana yang harus di tinggalkan.
dalam kaitannya materi ini sudah di jelaskan dengan gamblang di dalam al Qur'an surat Al-Hujurat ayat 13 yang artinya sebagai berikut
"hai sekalian manusia,sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan,dan kami jadikan kau berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenalsesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah adalah yang lebih taqwa diantara kamu".
dari ayat tersebut sangatlah jelas bahwa sesungguhnya kita umat manusia di ciptakan di muka bumin ini dengan berbagai latar belakang yang berbeda-beda dan dengan paham yang berbeda pula.hendaknya dari keberagaman tersebut kita bisa memehami bahwa pluralisme juga penting di perlukan di era yang penuh modernisasi ini.

Kamis, 27 Januari 2011

PENDEKATAN SEJARAH

inti pendekatan sejarah adalah sebuah kejadian sebagai gejala dinamika dan perubahan. sejarah melihat sesuatu dari sisi perubahan-perubahnnya. orang budha menganggap sejarah adalah reinkarnasi. sejarah digali untuk kita bisa menengok kebelakang untuk menuju masa depan. dalam kaitannya hal ini dapat kita menganalogikan sebuah spion kaca mobil maupun motor,yakni pelajaran yang dapat kita ambil dari kasus tersebut bahwasannya jika ingin melangkah ke depan maka haruslah selalu waspada dengan menengok ke belakang agar bisa mencapai sebuah kemajuan.
dalam hubungannya dengan sejarah islam bahwa:
1.orang modernisasi jika ingin maju selalun menengok ke belakang terlebih dahulu,dengan metode seperti itu maka beban sejarah akan tetap melekat,dan golongan yang mengikuti dan mengamalkan ajaran ini adalah faham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah atau orang-orang Nahdlatul Ulama.
2.sedangkan orang modernisasi beranggapan bahwa mereka harus tetap maju ke depan tanpa melihat kondisi sejarahnya terlebih dahulu dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan mereka dengan enaknya meninggalkan beban sejarah begitu saja dan golongan yang mengamalkan ajaran ini adalah aliran muhammadiyah.
periodinasi dimana sejarah dijadikan fase (periode-periode) tertentu.
kategorisasi dimana sejarah dijadikan trend sendiri dan tidak berurutan.
Exs:Ushuluddin,orientalis,studi islam.
bersifat azitoris->terdiri dari kaum kyai,santri,dan golongan abangan.
dari perbadaan islam murni di kalangan pedesaan di atas meraka beranggapan bahwa sejarah itu bersifat perspektif terhadap kemajuan zaman.

PENDEKATAN SOSIOLOGI

pendekatan sosiologi adalah mendekatkan gejala kemasyarakatan. masyarakat adalah kumpulan manusia. dalam suatu masyarakat harus mempunyai sebuah sistem produksi, sistem produksi adalah suatu sistem menuju peradapan.

cara-cara mempelajari masyarakat adalah :
1. interaksionaisme ( melihat masyarakat melalui kunci nya, atau masyarakat kunci nya), tokoh : max weber
Exs:untuk mencari seorang yang di anggap sangat penting dalam suatu organisasi atau perkumpulan maka kita cukup bertanya kepada juru kunci,seperti kepala desa,ketua RT,Kiai dll.
2. fungsionalisme (dalam masyarakat terdapat organ-orgab masyarakat), tokoh : emile durhkim
Exs:pada wilayah ini yang berperan adalah langsung kepada individu yang bersangkutan,misalkan seseorang itu berprofesi sebagai seorang petani,buruh,guru,karyawan,dll.
3. pola konsumsi ( mempelajari masyarakat tergantung pola konsumsi nya), tokoh : Anthoni gidden)
Exs:Yogyakarta di samping terkenal sebagai kota budaya,juga di jadikan sebagai pusat kota pelajar,maka tidak heran jika seorang tukang becak setiap pagi selalu memburu berita lewat media cetak seperti membaca koran sambil menunggu penumpang.

sosiologi dalam ilmu:
1. interaksi sosial
2. fakta sosial
3. perubahan sosial

Rabu, 26 Januari 2011

ISU-ISU AKTUAL DALAM STUDI ISLAM (GENDER)

kenapa harus ada gender?karena dewasa ini kesaksian perempuan konotasinya adalah separo harga dari laki-laki.dengan menggunakan identifikasi fisik dan kondisi biologis dan dalam hal ini laki-laki secara alamiah lebih tinggi kedudukannya (superior) ketimbang perempuan sehingga saat ini sangat merugikan akan keberadaan perempuan sebagai sama-sama manusia yang seharusnya mempunyai hak yang sama.

apakah gender itu...?
gender di definisikan sebagai jenis kelamin (sex) serta peran manusia bsik lski-lski maupun perempuan dalam melakukan tindakan sosial tanpa membedakan jenis alat kelamin.tetapi kemudian menjadi bias dalam pengertian yang di pahami masyarakat secara awam.gender adalah atribut yang di lekatkan secara cultural maupun sosial kepada perempuan atau laki-laki misalnya perempuan itu harus lemah lembut,anggun,feminim.sedangkan bagi seorang laki-laki harus maskulin dan keras serta perempuan derajatnya selalu di bawah laki-laki.

lalu,,,bagaimanakah gender itu terbentuk...?
di sini ada empat teoritik yang di eksploirasi dari beberapa hal yang melandasi terbentuknya pemahaman akan pentingnya memahami gender,yaitu:
1.melalui sosialisasi
2.aparat ideologis
3.melalui pembedaan,dan
4.penindasan (represi melalui praktik disiplin dan wacana)

bentuk-bentuk ketidak-adilan dalam gender,,,
1.marginalisasi (peminggiran)
marginalisasi atau kemiskinan perempuan dalam kehidupan ekonomi ada perbedaan jenis dan bentuk tempat serta waktu bsecara mekanisme.
2.subordinasi (penomorduaan/pembawahan)
dalam kehidupan politik bentuk ketidak-adilan ini antara lain berupa penempatan perempuan hanya pada posisi yang kurang penting.
Exs:laki-laki sebagai ketua dan perempuan sebagai bendahara.
3.stereotyping (pelabelan negative)
pelabelan negative dalam kehidupan budaya dengan gender adalah pelabelan negative terhadap jenis kelamin tertentu.
Exs:perempuan tempat yang cocok adalah di dapur untuk memasak,mencuci di sumur dan merapikan kasur di tempat tidur.
4.violence (KDRT)
kekerasan dalam kehidupan sosial bias gender ternyata bukan hanya menempatkan perempuan pada posisi ke dua,tetapi juga telah menjadi alat legitimasi berbagai kakarasan.
Exs:suami memukul dan membakar istri hingga menghilangkan nyawanya hanya karena masalah yang sepele.
5.double burden (beaban ganda)
beban gandsa dalam keluarga selain mencuci pakaian,perabot,masak,membersihkan rumah,memasak dan merawat anak perempuan juga sering harus membantu kerja suami disawah
6.domestivikasi
beban domestivikasi di berikan kepada perempuan karena memang sudah menjadi kodratnya untuk mengerjakan tugasnya sebagai seorang istri.
Exs:ketika ada tamu istrilah yang membuatkan minuman dan jamuan untuk tamu tersebut.
gender tidak terbentuk dalam sistem relasi tunggal,melainkan dalam relasi kompleks sehingga untuk membentuk kesadarn peran gender itu harus di lakukan bersama-sama yang harus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.karena untuk membangun bangsa yang hari ini sedang terdera problematika kompleks harus mengangkat dan menerlibatkan perempuan.di tinggalkannya perempuan dalam upaya membangun peradaban bangsa ini maka terseok-seok bangsa ini dalam memacu keadilan dan kesejahtaraan bangsa ini akhirnya akan bangkit dan bangunlah perempuan-perempuan dari keterkungkungan yang selama ini mengkerangkeng...

Kamis, 16 Desember 2010

DISKUSI KELOMPOK 3 PSI

SADRANAN
Ritual Sadran: Mempererat Tali Kekeluargaan di Pesanggrahan
Sadran merupakan ritual yang rutin digelar kaum Kejawensetiap bulan sa'ban (ruwah). Upacara ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan puasa. Di desa Pesanggrahan, Kecamatan Kroya, upacara ini menjadi ritual tahunan yang ramai karena sebagian besar warga menganut aliran kepercayaan itu.
Upacara Sadran dilakukan mulai tanggal 17-24 Sa'ban. Upacara ini diawali dengan bersih kubur, dilanjutkan dengan acara kepungan (kenduren), lalu perlon di pesemuan (rumah adat warga Kejawen), serta dilanjutkan dengan nderek (mengunjungi makam leluhur).
Acara ritual resik kubur (bersih-bersih kuburan) biasanya yang dilakukan pada pagi hari dengan membawa berbagai macam perlengkapan, seperti sapu lidi, sabit, bunga, kemenyan, korek api, dan upet. Upet adalah alat untuk membakar kemenyan, biasanya terbuat dari mancung kelapa atau kulit bunga kelapa. Setelah membersihkan makam keluarga mereka memanjatkan doa agar arwah keluarga mereka tentram di alam keabadian (baqa). Doa dilakukan dengan adat sungkem dan diucapkan dalam bahasa Banyumasan. Setelah itu, anggota tertua memimpin doa dalam bahasa Arab.
Setelah resik kubur, acara dilanjutkan dengan acara munjungi, yaitu kegiatan saling mengirim makanan kepada para kerabat dan orang-orang yang dihormati. Munjungi biasanya dilakukan oleh anak-anak, karena setiap mengantar makanan biasanya akan diberi sangu (uang saku) oleh kerabat yang dipunjungi (orang yang dikirim makanan). Punjungan (makanan yang dikirim) biasanya terdiri dari ambeng (tumpeng kecil yang berbentuk tumpul), lauk-pauk, serundeng, dan yang tidak pernah ketinggalan adalah kerupuk merah. Pada acara munjungi setiap anak harus mengatakan siapa dirinya, siapa ayah-ibunya, letak rumahnya, dan beberapa informasi lainnya, seperti kelas berapa sekolahnya.
Acara munjungi menjadi acara perkenalan bagi anggota keluarga baru, yaitu anak-anak. Setiap yang dipunjungi akan memberikan sangu dan sedikit bercerita hubungan si anak dengannya. Cerita-cerita keluarga juga sering disampaikan pada si anak. Status turunan keluarga juga penting, misalnya sebutan yang diucapkan anak pada yang dipunjungi akan segera dikoreksi jika salah. Secara tidak langsung, ini menjelaskan bagaimana jaringan kekeluargaan terbangun di Desa Pesanggrahan.
Acara berikutnya adalah kepungan atau kenduri. Kepungan diadakan di setiap rumah yang dilakukan bergantian dari satu rumah langsung ke ke rumah yang lain. Belakangan ini, ada beberapa rumah yang melakukannya secara bersamaan. Upacara kepungan dipimpin oleh seorang kamitua dan kayim. Kamitua berperan sebagai pembaca doa dalam bahasa Banyumasan dan kayim berperan sebagai pembaca doa dalam bahasa Arab (Islam). Tata urutnya, Kamitua membakar kemenyan dan membacakan do'a bagi para leluhur dan anggota keluarga yang telah meninggal. Setelah do'a dalam bahasa Banyumasan selesai dilanjutkan doa bahasa Arab oleh Kayim sebagai penutup.
Nasi tumpeng merupakan makanan yang menjadi syarat wajib. Jumlah tumpeng disesuaikan dengan jumlah kepala keluarga (KK) yang menyelenggarakannya. Bila dalam satu rumah ada dua kepala keluarga maka jumlah tumpengnya juga dua. Jumlah tumpeng juga ditentukan oleh siapa yang terlibat dalam upacara. Bagi warga Pesanggrahan yang tinggal dan bekerja di luar kota atau di luar negeri selalu meminta sanak saudaranya untuk membuatkan tumpeng. Permintaan itu menjadi semacam kewajiban untuk memenuhinya. Karenanya, di suatu rumah kadang ada belasan tumpeng, terutama bila mereka memiliki kerabat yang banyak di luar kota. Dalam tumpeng biasanya diberi lauk mogana. Mogana adalah ayam goreng yang dicampur dengan serundeng.
Ritual Sadran selanjutnya perlon, semacam doa bersama yang diadakan di Pesemuan. Pasemuan adalah rumah adat yang dipergunakan untuk upacara-upacara kaum Kejawen di Pesanggrahan. Acara perlon dipimpin oleh tokoh adat, yang disebut kunci. Kunci memimpin upacara juga dalam bahasa Banyumasan. Dalam ritual perlon seluruh warga Desa Pesanggrahan berkumpul sembari membawa makanan dan lauk-pauknya. Makanan dan lauk-pauk itu lalu dikumpulkan untuk dibacakan doa oleh Kunci. Pada akhir acara, makanan itu akan diambil-kembali oleh pembawanya untuk dimakan oleh seluruh anggota keluarga dan harus habis.
Acara perlon tidak hanya dihadiri oleh warga Pesanggrahan, tapi juga warga dari luar seperti Kecamatan Adipala, Kroya, dan lain-lain. Meski tempat mereka ada yang berjarak 20-50 Km, banyak yang menempuhnya dengan berjalan kaki. Anehnya, banyak yang mengaku jarak tersebut seperti ditempuh dalam 5-10 menit padahal sungguhnya memakan waktu dari 2-4 jam. Sayang peristiwa itu mereka rasakan hanya pada waktu perlon, di waktu lain mereka tidak dapat mengulanginya.
Selain itu, balai pasemon juga memasak becek (gulai kambing). Kambing yang dimasak diperoleh dari urunan warga. Ada juga warga yang menyumbang kambing sendiri karena cita-cita mereka terkabul. Becek kambing itu selanjutnya dibagi-bagikan kepada warga.
Upacara Sadran diakhiri dengan ritual nderek, yaitu mengunjungi makam leluhur yang berada di Kedung Rringin Jatilawang-Banyumas. Kedung Wringin dipercaya menjadi makam leluhur Desa Pesanggrahan yang membawa paham Kejawen di daerah ini.
Di saat yang bersamaan kelompok Kejawen dari daerah lainnya juga bersama-sama menuju ke sana. Khusus, warga Desa Pesanggrahan diperbolehkan menaiki kendaraan (biasanya: menyewa bus), sementara warga Kejawen dari daerah lain, seperti dari Adiraja diharuskan berjalan kaki pulang-pergi. Konon hal ini dikarenakan warga Pesanggrah
Konon hal ini dikarenakan warga Pesanggrahan memiliki tingkat status keturunan yang dekat dengan keluarga batih di Kedung Wringin.
Upacara ini sangat meriah karena selama Upacara Sadran, warga Pesanggrahan diwajibkan menggunakan pakaian adat, seperti blangkon, baju beskap, dan memakai keris. Acara itu juga dikunjungi oleh warga dari luar daerah yang ingin menyaksikan upacara Sadran. Mereka yang ingin melihat dari dalam, juga wajib memakai pakaian adat Banyumasan. Upacara Sadran menjadi festival adat yang mempererat tali kekeluargaan di Pesanggrahan, apapun agama dan status sosial mereka.

DISKUSI bag.2

Kesenian Jatilan

Jatilan adalah sebuah kesenian yang menyatukan antara unsur gerakan tari dengan magis. Jenis kesenian ini dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang. Kesenian yang juga sering disebut dengan nama jaran kepang ini dapat dijumpai di daerah-daerah Jawa.
Mengenai asal-usul atau awal mula dari kesenian jatilan ini, tidak ada catatan sejarah yang dapat menjelaskan dengan rinci, hanya cerita-cerita verbal yang berkembang dari satu generasi kegenerasi lain. Dalam hal ini, ada beberapa versi tentang asal-usul atau awal mula adanya kesenian jatilan ini, diantaranya adalah sebagai berikut. Konon, jatilan ini yang menggunakan properti berupa kuda tiruan yang terbuat dari bambu ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan rakyat jelata terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Selain itu, ada versi lain yang menyebutkan, bahwa jatilan menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda. Adapun versi lain menyebutkan bahwa tarian ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, raja Mataram untuk mengadapi pasukan Belanda.
Pagelaran kesenian ini dimulai dengan tari-tarian oleh para penari yang gerakannya sangat pelan tetapi kemudian gerakanya perlahan-lahan menjadi sangat dinamis mengikuti suara gamelan yang dimainkan. Gamelan untuk mengiringi jatilan ini cukup sederhana, hanya terdiri dari drum, kendang, kenong, gong, dan slompret, yaitu seruling dengan bunyi melengking. Lagu-lagu yang dibawakan dalam mengiringi tarian, biasanya berisikan himbauan agar manusia senantiasa melakukan perbuatan baik dan selalu ingat pada Sang Pencipta, namun ada juga yang menyanyikan lagu-lagu lain. Setelah sekian lama, para penari kerasukan roh halus sehingga hampir tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan, mereka melakukan gerakan-gerakan yang sangat dinamis mengikuti rancaknya suara gamelan yang dimainkan.
Di samping para penari dan para pemain gamelan, dalam pagelaran jatilan pasti ada pawang roh yaitu orang yang bisa “mengendalikan”roh-roh halus yang merasuki para penari. Pawang dalam setiap pertunjukan jatilan ini adalah orang yang paling penting karena berperan sebagai pengendali sekaligus pengatur lancarnya pertunjukan dan menjamin keselamatan para pemainnya. Tugas lain dari pawang adalah menyadarkan atau mengeluarkan roh halus yang merasuki penari jika dirasa sudah cukup lama atau roh yang merasukinya telah menjadi sulit untuk dikendalikan.
Selain melakukan gerakan-gerakan yang sangat dinamis mengikuti suara gamelan pengiring, para penari itu juga melakukan atraksi-atraksi berbahaya yang tidak dapat dinalar oleh akal sehat. Di antaranya adalah mereka dapat dengan mudah memakan benda-benda tajam seperti silet, pecahan kaca, menyayat lengan dengan golok bahkan lampu tanpa terluka atau merasakan sakit. Atraksi ini dipercaya merefleksikan kekuatan supranatural yang pada jaman dahulu berkembang di lingkungan kerajaan Jawa, dan merupakan aspek nonmiliter yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda.
Selain mengandung unsur hiburan dan religi, kesenian tradisional jatilan ini seringkali juga mengandung unsur ritual karena sebelum pagelaran dimulai, biasanya seorang pawang atau dukun melakukan suatu ritual yang intinya memohon ijin pada yang menguasai tempat tersebut yang biasanya ditempat terbuka supaya tidak menggangu jalannya pagelaran dan demi keselamatan para penarinya.
Pagelaran ini seperti pagelaran seni yang lainnya yang umumnya mempunyai suatu alur cerita. Jadi biasanya jatilan ini membawakan sebuah cerita yang disampaikan dalam bentuk tarian. Saat ini tidak banyak orang yang melihat pertunjukan seni dari sisi pakem bentuk kesenian tersebut melainkan dari sisi hiburannya, yang mereka lihat dan lebih mereka senangi adalah bagian dimana para pemain jathilan ini seperti kerasukan dan melakukan atraksi-atraksi berbahaya. Jadi masyarakat melihat Jathilan sebagai sebuah pertunjukan tempat pemain kerasukan. Bukan sebagai pertunjukan yang ingin bercerita tentang suatu kisah.
Kesenian jatilan yang dipertunjukan pada upacara adat Mbah Bergas diawali dengan kesenian warok-warokan, yaitu suatu bentuk kesenian yang berjudul Suminten Edan”. Lakon ini bercerita tentang Suromenggolo yang mempunyai anak bernama Cempluk. Suromenggolo mempunyai saudara seperguruan yang bernama Surobangsat. Surobangsat dan Suromenggolo telah lama tidak berjumpa sehingga ia mengunjungi Suromenggolo. Surobangsat mempunyai anak yang bernama Gentho. Surobangsat bermaksud menjodohkan Gentho dengan cempluk. Namun Suromenggolo tidak setuju. Kemudian terjadilah pertarungan antara keduanya. Surobangsat kalah setelah Suromenggolo mengeluarkan aji-aji pamungkas yang berupa kolor.
Setelah pertunjukan warok-warokan selesai, dilanjutkan dengan pertunjukan tarian oleh pasukan buto yang berjumlah sepuluh orang penari. Tarian ini sebagai kreasi atau sebagai perkembangan dari pertunjukkan jatilan untuk lebih memeriahkan pertunjukan jatilan dan menarik perhatian warga untuk menyaksikan. Gerakan-gerakan tarian ini sangat dinamis dan enerjik, gerakan yang serempak para penari membuat para penonton terpesona.
Aksesoris yang dipakai para penari antara lain gelang kaki, gelang tangan, dan topeng buto yang berwujud hewan-hewan seperti harimau, domba, dan singa. Gerakan yang sangat cepat dan lincah dari para penari membuat gelang kaki yang mereka pakai menimbulkan irama yang rancak.
Setelah pertunjukan tarian buto selesai kemudian dilanjutkan tarian jatilan. Jumlah penari jatilan ada sepuluh orang. Aksesoris yang digunakan antara lain gelang tangan, gelang kaki, ikat lengan, kalung (kace), mahkota (kupluk Panji), dan keris. Makna dari busana dan aksesoris yang digunakan adalah meniru tokoh Panji Asmarabangun, yaitu putra dari kerajaan Jenggala Manik. Dalam pertunjukan jatilan ini juga ada tiga pawang yang bertugas untuk mengatur, menjaga dan menjamin lancarnya pertunjukan, pawang-pawang ini juga bertugas untuk menyadarkan para penari yang kerasukan.
Dalam pertunjukan jatilan juga disediakan beberapa jenis sesaji antara lain pisang raja satu tangkep, jajanan pasar yang berupa makanan-makanan tradisional, tumpeng robyong yaitu tumpeng robyong yang dihias dengan kubis, dawet, beraneka macam kembang, dupa Cina dan menyan, ingkung klubuk (ayam hidup) yang digunakan sebagai sarana pemanggilan makhluk halus dan lain-lain.
Jatilan yang ditampilkan dalam upacara adat Mbah Bergas merupakan sajian dari Paguyuban Kesenian Kuda Lumping Putra Manunggal. Paguyuban ini didirikan sekitar pada tahun 1992. Para penari jatilan berserta penabuh gamelan kurang lebih berjumlah empat puluh orang. Mereka berlatih setiap satu bulan sekali pada pertengahan bulan (biasanya pada malam minggu). Cerita yang disajikan adalah mengadopsi dari Jatilan klasik, yaitu tentang cerita tokoh Kresna. Sedangkan pada warok-warokan selain menampilkan cerita “Suminten Edan” juga mengambil cerita dari babad-babad Jawa, antara lain perang Prabu Baka dengan para Buto.

Minggu, 12 Desember 2010

TANTANGAN PENDEKATAN ANTROPOLOGI

IBADAH
Ibadah di bagi menjadi 2 macam yaitu mahdhoh dan ghoiru mahdhoh.
Ibadah mahdhoh yaitu ibadah yang sudah pakem(aturan main/ketentuan yang sudah ada dasarnya),
sedangkan ibadah ghoiru mahdhoh yaitu ibadah yang aturanya longgar sekali dan tidak ada pemaksaan serta bergantung kepada individu(manusia) itu sendiri.
kaidahnya;
a.kalau ibadah mahdhoh menganggap bahwa seluruh ibadah itu haram kecuali yang di perintahkan,seperti contoh mengadakan shalat ulang tahun.
b.sedangkan untuk ibadah ghoiru mahdhoh mempunyai kepercayaan bahwa semua ibadah itu diperbolehkan kecuali pada ibadah-ibadah telah di haramkan.
1.sakralitas dan provanitas;
contoh:masalah Al-Qur'an
a).sakralitas yaitu menurut kaum rasionalis bahwa Al-Qur'an itu isi kandungannya di anggap sakral.
b).sedangkan provanitas yaitu dari kaum modernisasi di anggap hanyalah kertas(bentuk fisik)nya saja.
2.kebudayaan superioritas dan inferioritas;
contoh:
a).superioritas yaitu apabila orang indonesia di tempatkan di papua sehingga merasa lebih tinggi.
b).inferioritas yaitu apabila indonesia di bandingkan dengan jerman atau dengan negara maju lainnya.
3.insider dan outsider.
insider yaitu membanggakan diri sendiri sedangkan untuk outsider melihat budaya lain dengan menggunakan budaya sendiri.

Sabtu, 11 Desember 2010

PENDEKATAN ANTROPOLOGI

Saat ini banyak bid'ah,akan tetapi ketika keberadaanya tidak dikaitkan dengan agama/ketuhanan maka it's easy going (dianggap biasa saja).
dikenal 2 teori,yaitu:
Teosentrisme:perspektif ketuhanan
Antroposentrisme : perspektif manusia (adat)
contoh:
  • merayakan ulang tahun merupakan tindakan bid'ah, termasuk antroposentrisme karena tidak ada hubunganya dengan agama.
  • kegiatan barzanji dan perayaa syuronan merupakan bid'ah tapi ketika dikaitkan dengan ketuhanan dan mengandung nilai-nilai agama membuat orang yang melakukanya merasa lebih dekat dengan islam (Tuhan) ini merupakan tindakan Teosentrism. 
 Antropologi di butuhkan untuk melestarikan komunikasi antar budaya dan daerah.
kegunaan antropologi:
  • membuat orang mengenal budaya lain dari kacamata budaya lain
  • untuk membangun empati terhadap budaya lain
  • agar lebih memahami budaya lain
  • agar tidak suka menghakimi
  • agar tidak merasa paling benar sendiri

Rabu, 10 November 2010

THE HISTORY OF QUR'ANIC TEXT(bahan diskusi kelas)

1.SEJARAH PERKEMBANGAN AL-QUR'AN
Zaman dahulu al-qur"an tidak di bukukan tapi menganalkan ingatan para shahabat, baru setelah perang yamamah pada masa shahabat Abu bakar,banyak penghafal al-qur'an yang meninggal duni,beliau kuatir akan hilangnya al-qur'an kemudian Abu Bakar mengumpulkan para penghafal al-qur'an yang masih tersisa dan menunjuk Zaid bin Tsabit sebagai penulisnya. Alasan memilih Zaid bin tsabit karena beliau mencerminkan kekuatan,fitalitas yang tinggi,akhlak yang mulia, kecerdasanya dan pengalamanya sebagai penulis wahyu, slain iti,Zaid juga pernah mendengar Rosulullah denga malaikat jibril bertadarus bersama. Zaid d instruksikan oleh Abu Bakar agar sebelum menulis al-qur'an setidaknya harus ada 2 saksi. zaid tidak hanya menulis, akan tetapi dia juga mengecek dengan hafalanya dan dengan hafalan shahabat-shahabat lainya.
2.SEJARAH KITAB-KITAB BIBLIKAL

3. KAJI ULANG RISET ORIENTALIS
kaum orientalis adalah orang barat yang mengkaji dunia islam dengan tujuan mencari kelemahan agama islam.

Selasa, 09 November 2010

Pemikiran dalam Studi Islam

seorang muslim hendaknya selalu sadar dan waspada terhadap perkembangan studi islam di kalangan kancah dunia internasional,tentunya akan banyak sekali perbedaan-perbedaan yang akan tumbuh dalam kehidupan umat islam.di harapkan dengan banyaknya aliran yang muncul seorang muslim hendaknya tetap berfikir dengan pola islami,yang akhirnya dengan sistematika seperti itu akan terjalin pemikiran islam yang bisa mengintegrasikan-interkoneksi ajaran-ajaran yang berbau islami,adapun upaya untuk mencegah terjadinya perdebatan maka kita dapat mengklasifikasikan aliran-aliran yang hadir pada masa saat ini. dan aliran tersebut adalah:
1.monadik hanya ada satu yang berkuasa.
2.diadik ada perbedaan yaitu irisan dan terpisah (sekuler)
3.triadik diantara sains dan agama disatukan dengan filsafat.
dengan munculnya aliran-aliran tersebut di harapkan orang-orang islam tidak hanya mengklaim terhadap apa saja yang terjadi di era sekarang ini.

Jumat, 29 Oktober 2010

PEMIKIRAN KRITIS

Cara berpikir manusia ada 3 menurut para ahli , adalah :
1. menurut henry giroux
orang berpikiran supranaturalis maka orang tersebut akan menjadi orang magis atau orang yang berpikiran magic (menganggap alam begitu dekat) . sedangkan orang yang berpikiran naturalis maka dia akan menjadi orang yang naif ( orang over optimisme yang tidak berakar. kesadaran krirtis adalah orang yang sering berbicara ligas, apa adanya, pntar, cerdas dan tidak mengada ada. kesadran kritis memenyebabakan seseorang menjadi serba ingin tahu dan akan menyebabkan kritikkan.

2. menurut Fazlurrahman
agar pikirab jernih maka kita harus mempelajari tentang kritik sejarah karena manusia tidak bisa berkembang tanpa adanya kritik sejarah. kritik sejarah adalah belajar dari masalalu yang diambil sisi baik nya untuk masa kini dan dari masa kini belajar dari masa lalu.
contohnya : pada zaman rosullullah jenggot adalah untuk menunjukkan keyangguhan seorang lelaki, tapi pada zaman sekarang untuk menunjukkan kejantannan seorang lelaki tidak harus dengan memanjangkan jenggot, bisa dengan badan yang kekar, dan bagus. ada juga tentang perbudakan, bedanya perbudakkan pada zaman sebelum rosllullah dengan sesudah rosullullah adalah, pada zaman sebelum rosullullah hidup mati seorang budak ada ditangan majikan tapi setelah zaman rosullullah beda, pada masa nya rosullullah berusaha kuat untuk menghapuskan perbudakkan. tapi cara menghapuskannya tidak secara langsung karena perbudakkan pada masa itu adalah sistem ekonomi di negara itu.

3. Mansyur fiqh (liberasi)
menurut nya islam tertindas karena kebodohannya sendiri. untuk melepaskan diri dari dominasi maka perlu dilakukan liberalisasi ( pembebasa). liberalisasi mendorong kita untuk berpikiran kritis, berpikir kritis adalah dapat mengkritik sesuatu dan membenarkan yang salah.

4. Attiyah al-abrosy
universalisme islam adalah agar orang islam tidak menang sendiri dan menyadari bahwa islam itu unversal. mengakui bahwa islam ada dimana-mana tidak hanya jumud yaitu berpikiran bahwa tradisinua menang sendiri dan paling benar ini tidak akan membuat kita berpikiran kritis.

Jumat, 22 Oktober 2010

Pengelompokan keilmuan dalam islam

pengelompokkan keilmuan dalam islam :
1. Rasionalisme
menyatakan suatu ilmu melaui rasio atau imajinasi pikiran, contoh : adanya garis lintang dan garis bujur di bumi
padahal kenyataannya tidak ada itu hanya imajinasi pikiran manusia.
rasionalisme akan berkembang menjadi idealisme yang digunakan untuk menafsirkan teks-teks suci atau kitab suci yang disebut juga dengan paham bayani.
2. Empirisme
Menyatakan sumber pengetahuan adalah indera, ini disebut juga nalar burhani yang dimulai oleh imam syafi'i, maksudnya segala sesuatu harus bisa dibuktikan di lapangan.
3. Intuitisme
sumber pengetahuan berdasarkan firasat atau naluri. intuitisme hubungannya dengan irfani maksudnya penghayatan dalam hati yang mengajarkan paham bahwa kebijaksaan tidak bisa diajarkan tapi harus dilakukan sendiri. pada dasarnya segala sesuatu berdasarkan pengalaman yang terjadi.

menurut muhammad abed al jabiri nalar pemikiran islam dibagi menjadi tiga epistemologi, yaitu :
a. epistemologi bayani
mempunyai pengrtian penjelasan, pernyataan, dan ketetapan. bayani berarti pola pikir yang bersumber pada nash, ijma', dan ijtihad.
b. epistemologi burhani
ilmu yang bersumber pada realitas yaitu ilmu yang di konsep lewat premis-premis, logika atau almantiq, bukannya lewat otoritas teks atau intuisi.
c. epistemologi irfani
sumber pengetahuan ialah pengalaman yang menjadi dasar dari epstemologi irfani adalan adanya prinsip dikotomi antara dhohir dengan batin.

Kamis, 21 Oktober 2010

sejarah perkembangan study islam

PENDAHULUAN
sejarah perkembangans studi islam di tiga wilayah yakni :
1. Dunia islam
2. Di dinia barat
3. Di indonesia
sisi kelembagaan perkembangan studi islam berkembang dari sorogan dan halaqoh,ada juga ilmuan yang menyebut bahwa bentuk awal lembaga pendidikan tinggi islam adalah al-jami`ah.
kuttab ada 2 jenis yakni kuttab yang berfungsi sebagai tempat untuk mengajarkan baca- tulis dan kuttab sebagai tempat untuk mengajarkan alqu`an dab dasar-dasar agama islam ada juga yang mebmbagi kuttab menjadi 2 jenis lain yakni : 1. kuttab sekular,dimana diajarkan tata bahasa ,sastra dan aritmatika,dan 2. kuttab agama yang khusus mempelajari materi agama.
Untuk mengetahui perkembangan studi islam di dunia barat diuraikan lebih dahulu sejarah persentuhan islam dengan barat,dikelompokan 2 fase yaitu:
1.fase ketika islam memegang kejayaan 
2. Fase ketika islam jatuh dan runtuh 
Adapun sejarah studi islam di Indonesia dimulai dengan tradisi belajar kepada ulma-ulama yang pada umumnya adalah pedagang. Kemudian bentuk ini berlanjut dengan sistem langgar dimana murud-murid bertemu guru di langgar Dari sini kemudian muncul pendidikan pesantren.


2. Perkembangan studi Islam di dunua muslim
Akhir periode Madinah sampai dengan 4 H,fase pertama pendidikan Islam sekolah masih di masjid-masjid dan rumah-rumah dengan ciri hafalan. Selama abad ke 5 H. selama periode khalifah Abbasiyah,sekolah-sekolah didirikan di kota-kota dan mulai menempati gedung-gedung besar. Berdirinya sistem madrasah adalah di abad 5 H. atau abad 11 M. ini justru menjadi titk balik kejayaan sebab madrasah di biayai negara. Kemudian madrasah menjadi alat penguasa untuk mempertahankan doktrin-doktrin terutama oleh krajaan Fatimah di Kairo.
Pengaruh Al Ghozali (1085-1111 M) disebut sebagai awal pemisahan ilmu agama dengan ilmu umum,bahkan terkesan terjadi dikotomi. Ada beberapa kota yang menjadi pusat kajian islam di zamanya yakni: Nisyapur,Baghdad,Kairo,Dmaskus,dan Jerussalem.

Ada 4 perguruan tinggi di dunia Muslim,yaitu:
1. Nizamiyah di Baghdad
2. Al-Azhar di kairo
3. Cordova 
4. Kairwan Amir Nizam Al-Muluk di Maroko


3. Perkembangan Studi Islam di Barat
 
Kontak islam di Barat dapat di kelompokkan menjadi 2 fase,yaitu:
1. Dimasa kejyaan islam (abad ke 8)
2. Di masa Renaisance (abad 16)

a.Fase kejayaan Muslim 
Sejumlah ilmuan dan tokoh-tokoh barat datang ke sejumlah perguruan tinggi muslim untuk memperdalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Kontak dunia Muslim dengan dunia barat pada fase pertama adalah penyalinan manuskrip-manuskrip ke dalam bahasa latin sejak abad ke 13 M hingga bangkitnya zaman kebangunan (Renaissance) di Eropa pada abad ke 14. Berkat penyalinan karya-karya ilmiah dari manuskrip-manuskrip arab itu, terbukalah jalan bagi perkembangan cabang-cabang ilmiah tersebut di Barat.
b. Fase runtuhnya Muslim
Gambaran kontak Muslim dengan dunia barat pada periode ke 2yang berlangsung selama abad Renaissance (Eropa ) menguasai dunia untuk mencari mata dagangan,komersial dan penyebaran agama. Kedatangan muslim fase ke 2 ke dunia Barat, Dilatar belakangi oleh 2 alasan pokok yakni:
1. Alasan politik 
Alasan politik adalah kesepakatan kedua negara,yang satu sebagai bekas penjajah,sementara yang satunya sebagai bekas jajahan.
2. Alasan ekonomi
Alasan ekonomi adalah untuk mencukupi tenaga buruh yang di butuhkan negara-negara Eropa Barat.
Katagori Mulim yang ada di Eropa barat ada 2,yaitu:
1. Pendatang 
2. Penduduk asli
dari kategori tersebut di bagi menjadi 3 kelompok:
1. orang asli yang masuk islam (Muslim Convertion)
2. Keturunan dari muslim asli yang sudah lama tinggal di Eropa barat 
3. Muslim yang kembali menemukan agama asli
Muslim yang tinggal di Eropa Barat dikelompokkan menjadi 4 kelompok:
1. Konfessionals yaitu mereka yang melaksanakan ajaran agama islam yang bukan sekedar agama.
2. believers mereka yang menerima islam sebagai agama tanpa melaksanakan kewajiban -kewajiban agama islam
3. Liberals mereka yang attack great value dalam sejumlah aspek dari nilai-nilai etik dan filosofi Islam.
4. Agnosticists yakni mereka yang tidak percaya dengan keimanan dan menolak agama sebagai dasr kehidupan sosial dan budaya pada umumnya.


Studi islam di negara-negara non muslim dibagi menjadi 2:
1. Berdasarkan dosen yang mengajarkan
a. Tenaga pengajar yang beragama Islam
b. Tenaga pengajar non muslim(orientalis)
2. Berdasarkan institusi 
Para orientalis dapat di kelompokan berdasarkan bidang keilmuan yang di tekuni. Secara umum dibagi menjadi 2 kelompok besar: 
a. Missionaris
Para sarjana barat yang ketika mengkaji al-qur'an memakai kacamata ajaran kristen,bahkan mempunyai misi tertentu.
b. Akademik
para ilmuan yang mengkaji al-qur'an berdasar dan mempunyai motivasi ilmu murni (motivasi akademik).

4. Perkembangan Studi Islam di indonesia
Sistem pendidikan islam di Indonesia mulai dari sistem pendidikan:
a).langgar 
b).Pesantren
c).Kerajan-kerajaan islam
d).Kelas
sistem pendidikan langgar adalah pendidikan yang dijalankan di langgar atau surau atau masjid atau rumah guru dengan menggunakan kurikulum yang bersifat elementer (mempelajari abjad huruf arab)
Sistem pendidikan pesantren dapat diidentikan dengan huttab,yaitu seorang kyai mengajari santri dengan sarana masjid sebagai tempat mengajar. Di pesantren juga berjalan 2 cara yaitu,sorogan dan khalaqah. sistem pengajaran berikutnya adalah pendidikan kerajaan-kerajaan islam,yang dimulai pertama; kerajaan Samudra Pasai di Aceh,kedua; kerajaan Perlak di selat Malaka ,ketiga; kerajaan Aceh Darussalam, ke empat; Kerajaan Demak,kelima;Kerajaan Islam Mataram, keenam;kerajaan islam di banjarmasin.
Mulai akhir abad ke 19 perkembangan pendidikan islam di indonesia,mulai lahir sekolah model Belanda,sekolah Eropa dan sekolah vernahuller. Kemudian dasawarsa kedua abad 20 muncul madrasah dan sekolah-sekolah model belanda oleh organisasi islam seperti:
Muhammadiyah,nahdlatul Ulama.







Minggu, 10 Oktober 2010

Pengantar Studi Islam

1.Pengetahuan =informasi
Sumber informasi yang paling benar adalah al-qur'an
Sumber yang ke dua adalah dari Rasulullah,
2.Gelombang Ulumuddin
Ulumuddin adalah ilmu-ilmu agama.Ilmu adalah setiap ilmu yang mempunyai cara-cara untuk mempelajarinya.Ulumuddin adalah ilmu yang dibuat orang islam untuk orang islam dan dari orang islam.Kerja ulumuddin mendekatkan yang jauh menjadi dekat. ulumudin mengkaji sesuatu dari 2 sisi natural dan supranatural.
3.Gelombang Orientalis (Studi orang timur)
Orientalis adalah ilmu orang barat untuk orang barat.Dahulu orientalis digunakan untuk kolonalisme.
4.Studi Islam (Dirosah Islamiyah)
Orang-orang mempelajari islam dari sudut pandang ilmu pengetahuan modern (ilmiah).Tidak semua ilmu agama itu rasional,empiris,sistematis.
Ilmu manusia rasional (akal),empiris (indra),intuisi (akal). Ulumuddin dengan ilmu irfani disebut Tasawuf. Ulumuddin ada 2:
-ushul (ilmu pokok)
-Furu' (ilmu cabang)
Ilmu kalam adalah ilmu politik,ilmu Fiqih adalah ilmu hukum.
study islan tidak ingin mengajarkan islam sebagai ideolagi tapi menganggap ialam sebagai kajian keilmuan.
studi islam memiliki banyak kajian dan bergerak terus menjadi semacam lifestyle. kelemahan studi islam kurang adanya penghayatan sehingga menganggab islam hanya sebuah wacana dan bersifat historis.
studi islam mengajarkan semua tentang islam seperti madzhab madzhab, antara lain :
1. imam maliki (spekulatif)
2. imam hanafi (rasional)
3. imam syafii (analogi)
4. imam abu hanifa
5. imam hambali (texttualis)


 Islam identik dengan syari'at dan wahyu. Syari'at adalah kumpulan perintah dan hukum-hukum yang berkaitan dengan kepercayaan. Sedangkan wahyu adalah wahyu Allah yang disampaikan kepada nabi Muhamad SAW. Wahyu muncul dalam 2 bentuk yaitu Al-Qur'an dan sunah nabi. Aspek ajaran syari'at islam hasil dialog nabi Muhammad dengan malaikat jibril ada 3 hal yaitu:
1. ma al-iman
2. ma al-islam
3. ma al-ikhsan
Dari dialog tersebut lahir 3 aspek ajaran syari'at islam,yakni:
1.Rukun iman
2.Rukun islam
3.ikhsan
Penjelasan lebih rinci dari dialog tersebut didefinisikan sebagai berikut :
Iman adalah kepercayaan kepada Allah,melaikat,kitab-kitab,Rosul-rosul,hari ahir dan Qodar. Dialog iman tersebut menghasilkan rukun iman.
Islam adalah pengakuan bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad Saw adalah Rasul Utusan Allah. Dialog tersebut menghasilkan rukun islam.
Ikhsan adalah sikap mangabdi kepada Allah.Pengelompokan lain tetapi memiliki substansi sama adalah:
1. ilmu kalam adalah mencakup hukum-hukum yang berhubungan dengan dzat Allah dan sifat-sifatnya.
2. ilmi fiqih adalah melingkupi hukum yang berhubungan dengan perbuatan-perbuatan manusia (amal hamba) dan bidang ibadah aturan antara allah dengan manusia.
3. ilmu akhlak adalah kebiasaan yang positif dan negatif.

ISLAM NORMATIF DAN ISLAM HISTORIS
Pengelompokan islam normatif dan historis menurut para ahli:
1.Nasr hamid abu zaid
 a. Wilayah teks asli islam yaitu al-qur'an dan sunah nabi.
b. Ragam penafsiran terhadap teks asli islam.Ada 4 cabang hukum/fiqih,teologi,filsafat,tasawuf.
c. Praktek yang dilakukan kaum muslim.
2. Abdullah sa'id
a. Nilai pokok
b. Penafsiran terhadap nilai dasar
c. praktek berdasarkan nilai-nilai dasar.
studi islam normatif menganjurkan yang seharusnya akan tetapi study islam historis menyatakan islam apa adanya.